Dari Sketsa ke Pena

Fataliati Ziqra

 Saya, Fataliati Ziqra, siswi kelas XI Jurusan Animasi SMK Negeri 2 Pariaman, telah melaksanakan proyek menggambar karakter animasi menggunakan media kertas, pensil, penghapus, dan pena. Proyek ini bertujuan untuk melatih kemampuan dasar dalam merancang karakter, yang merupakan pondasi penting dalam dunia animasi. Dengan menggambar secara manual, saya bisa mengekspresikan ide, emosi, dan kepribadian karakter secara langsung, sekaligus mengasah ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam setiap goresan.

Proses pengerjaan dimulai dengan membuat sketsa ringan menggunakan pensil untuk menentukan bentuk, pose, proporsi, dan ekspresi karakter. Sketsa awal ini sangat penting sebagai panduan sebelum menambahkan detail. Penghapus digunakan untuk memperbaiki kesalahan dan menyempurnakan garis, sehingga setiap bentuk terlihat lebih presisi. Pada tahap ini, fokus utama saya adalah memastikan karakter terlihat seimbang dan sesuai konsep yang diinginkan.

Setelah sketsa selesai, saya menebalkan garis utama menggunakan pena untuk memberikan efek tegas dan ekspresif. Penebalan garis membantu menonjolkan kontur tubuh, wajah, pakaian, dan detail penting lainnya, sehingga karakter terlihat lebih hidup. Selain itu, saya menambahkan arsiran dan detail kecil untuk memberikan dimensi, bayangan, dan tekstur, membuat karakter tampak realistis dan menarik. Proses ini menuntut ketelitian tinggi agar hasil akhir bersih, rapi, dan profesional.

Melalui proyek ini, saya memperoleh banyak pembelajaran berharga, termasuk kemampuan observasi, ketelitian, dan kreativitas dalam merancang karakter. Menggambar karakter animasi secara manual juga memperkuat fondasi keterampilan yang sangat berguna ketika saya belajar animasi digital di masa depan. Proyek ini tidak hanya menghasilkan karya visual yang nyata, tetapi juga memberikan kepuasan pribadi dan rasa percaya diri dalam mengekspresikan ide kreatif saya.