Tentu, ini adalah draf narasi laporan project yang disusun secara profesional namun tetap sesuai dengan tingkat siswa SMK, disesuaikan dengan konteks sekolah dan mata pelajaranmu.
Laporan Project Animasi Digital: Teknik Dorong (Pushing Animation)
Nama Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman
Kelas: 11 Animasi
Mata Pelajaran: Animasi Digital
Guru Pengampu: Ibu Siska Muharani, S.Pd.
Pada project mata pelajaran Animasi Digital kali ini, saya melaksanakan pembuatan tugas mandiri berupa animasi gerakan mendorong (pushing animation). Project ini bertujuan untuk mendalami pemahaman mengenai prinsip dasar animasi, khususnya dalam menciptakan ilusi berat dan resistansi pada sebuah objek. Di bawah bimbingan Ibu Siska Muharani, saya belajar bahwa kunci dari gerakan mendorong yang realistis bukan hanya terletak pada gerakan tangan, melainkan pada distribusi berat badan dan tumpuan kaki yang kokoh.
Proses pengerjaan dimulai dengan tahap perencanaan melalui pembuatan sketsa keypose untuk menentukan titik antisipasi dan titik tekan saat karakter mulai mendorong beban. Saya menerapkan prinsip Arc dan Slow In-Slow Out agar gerakan transisi antar pose terlihat lebih luwes dan tidak kaku. Tantangan terbesar dalam project ini adalah mengatur timing dan spacing agar penonton dapat merasakan seberapa berat beban yang sedang didorong oleh karakter tersebut melalui ekspresi tubuh dan kemiringan badan.
Selama tahap produksi di kelas 11 Animasi SMK Negeri 2 Pariaman, saya menggunakan perangkat lunak animasi digital untuk melakukan proses in-betweening dan pembersihan garis (clean up). Dalam proses ini, saya sangat memperhatikan detail pada bagian tulang belakang dan sendi karakter, memastikan adanya kurva kekuatan (line of action) yang jelas dari ujung kaki hingga ujung tangan. Hal ini sangat krusial untuk menunjukkan bahwa tenaga dorongan berasal dari dorongan kaki ke lantai, bukan sekadar gerakan lengan semata.
Sebagai penutup, project ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam mengasah keterampilan teknis dan kepekaan visual sebagai calon animator. Hasil akhir animasi ini telah melewati tahap asistensi dengan Ibu Siska Muharani dan mendapatkan berbagai masukan konstruktif terkait penyempurnaan gerakan. Dengan selesainya tugas ini, saya merasa lebih percaya diri untuk mengeksplorasi gerakan mekanika tubuh (body mechanics) yang lebih kompleks pada project-project animasi selanjutnya.