Pembuatan objek apel di Blender 3D merupakan proses pemodelan (3D modeling) yang melibatkan beberapa tahapan, mulai dari membentuk dasar bentuk apel hingga memberi detail dan tekstur agar tampak realistis. Blender adalah software open-source yang populer untuk desain grafis 3D, animasi, dan rendering. Untuk membuat apel, pertama-tama dibentuk mesh dasar, biasanya dimulai dengan objek UV Sphere atau Icosphere.
Setelah mendapatkan bentuk dasar, langkah selanjutnya adalah mengedit bentuk menggunakan fitur seperti Proportional Editing atau Sculpt Mode. Ini digunakan untuk menambahkan lekukan dan ketidaksempurnaan khas bentuk apel, seperti lekukan di bagian atas dan bawah apel. Detail ini penting agar apel tidak terlihat terlalu simetris atau buatan.
Tahap berikutnya adalah memberi tekstur dan material. Dengan menggunakan UV Unwrapping, permukaan objek apel disiapkan untuk diberi gambar tekstur. Tekstur apel bisa diunduh atau dibuat sendiri, lalu diterapkan dengan Image Texture Node dalam Shader Editor. Selain itu, material apel diatur untuk memantulkan cahaya secara realistis, misalnya dengan menggunakan shader Principled BSDF.
Untuk membuat tampilannya lebih hidup, pencahayaan (lighting) dan pengaturan kamera perlu diperhatikan. Dengan pencahayaan yang tepat, seperti menggunakan HDRI atau tiga titik cahaya, tampilan apel bisa lebih realistis. Anda juga bisa menambahkan daun atau tangkai kecil di atas apel untuk memberikan sentuhan tambahan.
Setelah semua tahap selesai, proses terakhir adalah rendering. Blender menggunakan mesin seperti Cycles atau Eevee untuk merender objek menjadi gambar akhir. Hasil akhir bisa digunakan untuk animasi, ilustrasi, atau kebutuhan desain lainnya. Proses ini menunjukkan betapa fleksibelnya Blender dalam menciptakan objek 3D realistis dari awal.
