Sacred Soul: Visualisasi Ruh dalam Modeling 3D Topeng

Nama: Sri Wulan Siti Fadillah
Asal Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman
Kelas: XI Animasi 1
Guru Pembimbing: Bapak Hasyanal Faukhanuri


Project 3D modeling ini merupakan tugas mata pelajaran Animasi yang saya kerjakan menggunakan software Blender 3D dengan fokus pada pembuatan model topeng serta penerapan topology yang rapi dan terstruktur. Dalam proses pengerjaannya, saya memperhatikan alur edge flow terutama pada bagian mata, hidung, dan lekukan wajah agar model memiliki bentuk yang proporsional serta siap untuk tahap pengembangan lebih lanjut seperti rigging maupun texturing.

Model yang saya buat terdiri dari dua topeng yang saling berkaitan secara konsep dan filosofi. Topeng berbentuk kucing melambangkan ruh suci, simbol kemurnian, insting, dan sisi spiritual yang masih bebas dari keterikatan duniawi. Sementara itu, topeng berbentuk wajah manusia merupakan representasi perwujudan ruh tersebut ketika hadir dalam bentuk manusia. Keduanya ditempatkan berdampingan dalam satu display kaca sebagai simbol keterhubungan yang tidak terpisahkan antara ruh dan raga.

Dalam pengerjaan modeling, saya memulai dengan membentuk base mesh menggunakan teknik dasar seperti extrude, loop cut, dan proportional editing untuk mendapatkan struktur wajah yang halus. Topology dibuat mengikuti anatomi dasar agar alur poligon tetap efisien dan tidak bertumpuk. Pada bagian ornamen garis biru di permukaan topeng, saya menambahkan detail desain untuk memperkuat karakter visual sekaligus memberi identitas yang seragam pada kedua topeng, sehingga terlihat bahwa keduanya berasal dari satu esensi yang sama.

Melalui project ini, saya tidak hanya belajar mengenai teknik modeling dan pentingnya topology yang baik, tetapi juga bagaimana menggabungkan konsep cerita ke dalam sebuah karya visual tiga dimensi. Karya ini menjadi bentuk eksplorasi saya dalam menyampaikan makna filosofis melalui objek 3D. Diharapkan hasil project ini dapat menunjukkan perkembangan kemampuan saya dalam bidang modeling sekaligus menjadi langkah awal untuk menciptakan karya animasi yang lebih kompleks dan bermakna di masa mendatang.