Saya, Khairunnisa Hanifah, siswa jurusan animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, mempelajari materi modeling dalam pembuatan karakter menggunakan aplikasi Blender sebagai dasar penting dalam dunia animasi 3D. Modeling merupakan proses membentuk objek atau karakter dari objek dasar (primitive) seperti cube, sphere, dan cylinder hingga menjadi bentuk yang diinginkan. Dalam pembelajaran ini, saya memahami bahwa ketelitian dan kreativitas sangat diperlukan agar karakter yang dibuat terlihat menarik dan proporsional.
Pada tahap awal pembuatan karakter, saya belajar membuat bentuk dasar tubuh menggunakan objek sederhana, kemudian mengeditnya dengan teknik seperti scaling, extrude, dan loop cut. Proses ini bertujuan untuk membentuk bagian-bagian tubuh seperti kepala, badan, tangan, dan kaki secara bertahap. Selain itu, saya juga memahami pentingnya menjaga topologi mesh agar model tetap rapi dan mudah untuk dianimasikan di tahap selanjutnya.
Selanjutnya, dalam proses modeling, saya mempelajari penggunaan fitur sculpting dan modifier seperti subdivision surface untuk menghaluskan bentuk karakter. Detail seperti mata, hidung, telinga, dan aksesoris ditambahkan agar karakter terlihat lebih hidup. Dari hasil yang saya buat, seperti karakter sederhana yang memiliki bentuk lucu dan proporsi unik, saya memahami bahwa desain karakter tidak harus realistis, tetapi harus memiliki ciri khas tersendiri.
Terakhir, setelah proses modeling selesai, dilakukan tahap pengecekan dan penyempurnaan model. Saya memastikan tidak ada kesalahan pada mesh, seperti lubang atau bentuk yang tidak simetris. Sebagai Khairunnisa Hanifah, siswa jurusan animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya menyimpulkan bahwa modeling karakter di Blender membutuhkan latihan yang konsisten, kesabaran, serta pemahaman teknik dasar agar dapat menghasilkan karya 3D yang menarik dan siap untuk tahap animasi berikutnya.
