Laporan Project Membuat Taman 3D

Melani putri aldi

 Nama:Melani

Kelas:XI (Sebelas)

 Jurusan:Animasi 

Sekolah:SMK Negeri 2 Pariaman 

Mata Pelajaran:Animasi Modeling

 Guru Pengampu: Hasyanal Faukhanuria


NARASI LAPORAN PROJECT MEMBUAT TAMAN 3D

 Paragraf 1 (Pendahuluan dan Latar Belakang) Saya, Melani, siswa kelas 11 jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, telah melaksanakan project pembuatan objek 3D bertema taman pada mata pelajaran Animasi Modeling yang diampu oleh Bapak Hasyanal Faukhanuri. Project ini bertujuan untuk menguji kemampuan saya dalam memodelkan lingkungan tiga dimensi yang terdiri dari berbagai elemen, seperti pepohonan, rumput, bunga, jalan setapak, serta elemen dekoratif lainnya seperti bangku taman atau air mancur. Berbeda dengan project sebelumnya yang hanya berfokus pada satu objek (serum), pembuatan taman 3D ini menantang saya untuk mengatur komposisi ruang, proporsi antar objek, serta harmoni warna agar taman terlihat hidup dan estetis. Sepanjang pengerjaan, saya berusaha menerapkan prinsip environment modeling yang telah diajarkan di kelas.


 

Paragraf 2 (Proses Modeling) Proses pembuatan taman 3D saya mulai dengan merancang layout dasar menggunakan bidang datar sebagai tanah, kemudian saya bentuk permukaan yang tidak rata dengan teknik sculpting agar terlihat alami. Selanjutnya, saya memodelkan berbagai elemen taman secara terpisah, antara lain: pepohonan dengan batang silindris dan daun berbentuk bola yang dimodifikasi, semak-semak, bunga-bunga kecil, rumput menggunakan particle system, serta jalan setapak dari batu-batu pipih. Saya juga menambahkan bangku taman sederhana, lampu taman, dan air mancur kecil sebagai focal point. Bapak Hasyanal memberikan bimbingan mengenai efisiensi penggunaan polygon agar taman tidak terlalu berat saat di-render, serta pentingnya variasi bentuk agar lingkungan tidak terlihat monoton. Tantangan terbesar pada tahap ini adalah membuat dedaunan pohon terlihat rimbun namun tetap ringan secara teknis. 

Paragraf 3 (Texturing, Pencahayaan, dan Rendering) Setelah seluruh model selesai, saya melanjutkan ke tahap texturing dan shading. Saya memberikan tekstur hijau dengan variasi gradasi pada rumput dan dedaunan, tekstur coklat kasar pada batang pohon, serta warna-warna cerah pada bunga menggunakan material diffuse dengan roughness yang sesuai. Untuk air mancur, saya menggunakan material transparan dengan efek riak ringan. Bapak Hasyanal mengajarkan saya cara menggunakan image texture untuk batu dan kayu agar tampak lebih realistis. Pada tahap pencahayaan, saya memilih skenario daylight dengan posisi matahari agak rendah untuk menghasilkan bayangan yang hangat dan suasana taman yang asri. Proses rendering saya lakukan menggunakan mesin Cycles dengan resolusi 1920x1080 piksel, serta menambahkan efek depth of field untuk memberikan kesan fokus pada area tertentu taman. 

Paragraf 4 (Kesimpulan dan Ucapan Terima Kasih) Dengan terselesaikannya project taman 3D ini, saya memperoleh pengalaman berharga dalam membangun lingkungan tiga dimensi yang utuh, bukan hanya objek tunggal. Saya belajar tentang pentingnya perencanaan tata letak, efisiensi polygon, serta bagaimana pencahayaan dapat mengubah suasana keseluruhan sebuah adegan. Project ini juga melatih kreativitas saya dalam mengkombinasikan berbagai bentuk dan warna agar terlihat harmonis. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hasyanal Faukhanuri yang telah sabar membimbing saya dari tahap perancangan hingga rendering akhir, serta selalu memberikan masukan yang membangun setiap kali saya mengalami kesulitan. Semoga laporan ini bermanfaat dan menjadi bukti bahwa siswa SMK Negeri 2 Pariaman mampu menghasilkan karya animasi 3D berkualitas di bidang environment modeling.