Mata Pelajaran: 3D Animate
Pada proyek mata pelajaran 3D Animate kali ini, saya sebagai siswa kelas XI Animasi SMK Negeri 2 Pariaman fokus pada pengembangan keterampilan dasar posing karakter menggunakan perangkat lunak Blender. Proyek ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang anatomi, titik tumpu, dan garis aksi (line of action) guna menciptakan pose yang dinamis namun tetap terlihat natural. Karakter yang digunakan diposisikan dalam gerakan atletik, yakni gerakan melempar bola, yang menuntut ketelitian dalam pengaturan rotasi setiap sendi agar tidak terjadi distorsi pada mesh karakter.
Proses pengerjaan diawali dengan tahap observasi referensi gerakan nyata untuk menentukan letak gravitasi dan keseimbangan tubuh. Saya melakukan proses rigging secara detail pada bagian armature, memastikan setiap bone berfungsi dengan baik, terutama pada bagian tulang belakang dan ekstremitas. Penyesuaian pose dilakukan dengan memperhatikan prinsip dasar animasi seperti weight dan balance, di mana satu kaki diangkat untuk memberikan kesan gerakan yang bertenaga, sementara tangan lainnya berfungsi sebagai penyeimbang visual.
Secara teknis, tantangan terbesar dalam proyek ini adalah mengatur orientasi bahu dan pergelangan tangan agar bola yang dipegang terlihat memiliki beban yang nyata. Saya menerapkan teknik transformasi pada sumbu lokal untuk memastikan lekukan otot dan pakaian pada model karakter tetap terlihat proporsional meskipun sedang melakukan gerakan ekstrem. Selain itu, pengaturan ekspresi wajah dilakukan untuk memperkuat narasi bahwa karakter tersebut sedang berkonsentrasi penuh pada target lemparannya, sehingga menambah nyawa pada hasil akhir render.
Sebagai penutup, proyek ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam memahami kompleksitas struktur karakter 3D di luar sekadar pemodelan statis. Hasil akhir proyek yang tersimpan dalam format file .blend ini merupakan representasi dari dedikasi saya dalam menguasai kompetensi dasar di kelas XI. Saya berharap melalui tugas ini, kemampuan saya dalam mengeksekusi gerakan yang lebih kompleks pada tahap animasi keyframing di masa mendatang dapat semakin terasah dan profesional sesuai standar industri.
.jpeg)