Saya adalah siswi kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman yang sedang mendalami mata pelajaran Animasi Digital. Pada proyek kali ini, saya fokus pada pembuatan facial animation yang menampilkan ekspresi wajah marah pada karakter 3D menggunakan perangkat lunak Blender. Tujuan dari pembuatan proyek ini adalah untuk melatih kemampuan saya dalam mengomunikasikan emosi yang kuat melalui perubahan anatomi wajah, serta memahami bagaimana prinsip animasi dapat diterapkan untuk menciptakan kesan ketegangan pada karakter.
Karakter dalam animasi ini digambarkan sedang mengalami emosi kemarahan yang intens. Hal ini terlihat jelas dari posisi alis yang menukik tajam ke arah bawah, mata yang menyempit, serta tarikan garis mulut yang mengeras. Perubahan pada area dahi yang berkerut memberikan kesan dinamis dan emosional, sehingga karakter terlihat lebih ekspresif dan mampu menyampaikan pesan kemarahan secara visual tanpa memerlukan dialog, membuat karakter terasa lebih nyata dan memiliki jiwa.
Dalam proses pembuatannya, saya menggunakan teknik Shape Keys di Blender untuk mengatur transisi dari ekspresi netral menuju ekspresi marah secara detail. Di bawah bimbingan Bapak Andre Defrizal, saya memperhatikan prinsip timing dan spacing agar perubahan ekspresi terjadi dengan hentakan yang tepat, mencerminkan reaksi emosional yang spontan. Saya juga menyesuaikan setiap pergerakan titik-titik pada wajah agar tetap anatomis namun tetap terlihat dramatis sesuai dengan kebutuhan narasi animasi yang diinginkan.
Melalui proyek ini, saya mendapatkan pengalaman berharga tentang cara menghidupkan suasana melalui ekspresi karakter. Saya belajar bahwa emosi negatif seperti kemarahan menuntut ketelitian pada detail otot wajah agar pesan yang disampaikan bisa ditangkap dengan baik oleh penonton. Ke depannya, saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan saya dalam mengeksplorasi berbagai emosi manusia lainnya agar dapat menciptakan karya animasi yang lebih kompleks dan menarik di lingkungan SMK Negeri 2 Pariaman.
