Dalam proyek mata pelajaran Animasi Digital ini, saya fokus pada pembuatan aset 3D berupa buah apel menggunakan perangkat lunak Blender. Proses pengerjaan diawali dengan tahap modeling menggunakan objek dasar UV Sphere, di mana saya memanipulasi struktur geometri pada Edit Mode untuk menciptakan lekukan alami pada bagian atas dan bawah buah. Penggunaan modifier Subdivision Surface sangat membantu dalam menghasilkan permukaan yang halus dan organik, sehingga objek terlihat lebih realistis.
Aspek visual utama dalam proyek ini terletak pada detail anatomi buah, termasuk penambahan tangkai yang dibuat menggunakan modifikasi objek silinder. Di bawah bimbingan Bapak Hasyanal Faukhanuri, saya belajar untuk tidak hanya membuat bentuk bulat sempurna, tetapi memberikan sedikit ketidakteraturan (deform) agar bentuk apel tidak kaku. Hal ini sangat penting untuk menciptakan kesan bahwa aset tersebut adalah benda organik yang diambil dari dunia nyata.
Proses pemberian tekstur (texturing) dilakukan melalui teknik Texture Painting untuk memberikan variasi warna merah dan gradasi kuning pada kulit apel. Saya juga bereksperimen dengan pengaturan material pada Principled BSDF, terutama pada parameter Roughness dan Specular, untuk mendapatkan efek kilau yang tepat layaknya kulit apel segar yang baru dicuci. Penambahan detail bintik-bintik halus pada tekstur memberikan nilai tambah pada kualitas visual aset ini.
Tahap akhir dari proyek ini adalah pencahayaan dan rendering menggunakan mesin Cycles untuk mendapatkan bayangan dan pantulan cahaya yang akurat. Dengan menempatkan objek di atas bidang datar dan menggunakan teknik pencahayaan yang terukur, aset apel ini berhasil dirender menjadi gambar diam yang memiliki kedalaman ruang. Proyek ini memberikan saya wawasan baru mengenai pentingnya penguasaan alat digital dalam menciptakan karya seni yang estetik dan profesional di bidang animasi.
