Proses pengerjaan dimulai dari pembuatan bentuk dasar (blocking) tubuh menggunakan objek primitive seperti sphere dan cube, kemudian disesuaikan menjadi bentuk kepala, badan, tangan, dan kaki. Setelah itu, saya menambahkan elemen khas karakter seperti topi, rambut, rompi, celana, dan sandal. Pada tahap ini, saya berusaha menjaga proporsi tubuh agar tetap sesuai dengan gaya karakter kartun serta mempertahankan ciri khas yang mudah dikenali.
Tahap selanjutnya adalah pemberian material dan warna pada setiap bagian karakter. Saya menggunakan warna-warna sederhana namun kontras, seperti merah pada baju, biru pada celana, serta kuning pada topi agar karakter terlihat menarik dan sesuai referensi. Selain itu, saya mengatur pencahayaan (lighting) dan posisi kamera untuk menghasilkan render yang menampilkan karakter secara jelas dengan bayangan yang halus.
Melalui project modelling 3D karakter ini, saya memperoleh pengalaman dalam membangun karakter dari awal hingga tahap rendering. Project ini membantu saya memahami pentingnya proporsi, detail, dan konsistensi desain dalam pembuatan karakter 3D. Dengan bimbingan Bapak Hasyanal Faukhanuri, saya semakin memahami teknik dasar modelling karakter sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan di bidang animasi dan industri kreatif.
