Pada proyek mata pelajaran Animasi Modeling kali ini, saya melaksanakan pembuatan aset tiga dimensi berupa bangunan masjid yang dirancang dengan detail arsitektur yang presisi. Sebagai siswa kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, proyek ini menjadi sarana penting untuk memperdalam penguasaan teknik hard surface modeling. Di bawah arahan Bapak Hasyanal Faukhanuri, saya mengawali pengerjaan dengan tahap observasi referensi untuk menentukan konsep visual, mulai dari bentuk kubah, menara, hingga pola geometri pada ventilasi masjid.
Tahap produksi dimulai dengan teknik blocking untuk menentukan skala dan proporsi bangunan agar selaras dengan prinsip tata ruang. Saya memberikan perhatian khusus pada pembuatan kubah menggunakan teknik box modeling yang kemudian disempurnakan dengan subdivision surface agar menghasilkan lengkungan yang halus. Selanjutnya, proses dilanjutkan dengan teknik extrude dan bevel pada bagian pintu serta jendela untuk memberikan kedalaman visual yang realistis, memastikan setiap sudut bangunan memiliki detail yang tajam dan akurat.
Setelah struktur utama terbentuk, langkah berikutnya adalah optimasi topologi dan pemberian material. Saya memastikan aliran edge loop pada model sudah rapi guna menghindari terjadinya shading yang cacat saat proses pencahayaan. Pemberian tekstur dilakukan secara selektif untuk membedakan material dinding, ubin, dan logam pada bagian kubah. Proses ini sangat krusial dalam menciptakan kesan artistik pada model masjid 3D, sehingga aset yang dihasilkan tidak hanya estetis secara bentuk, tetapi juga memiliki kualitas teknis yang standar untuk kebutuhan produksi animasi.
Sebagai tahap akhir, saya melakukan proses rendering untuk meninjau hasil keseluruhan dari berbagai sudut pandang. Proyek ini memberikan pengalaman berharga dalam mengelola alur kerja produksi 3D, mulai dari ideasi hingga hasil akhir. Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban saya atas kompetensi yang telah dipelajari, sekaligus menjadi tolak ukur perkembangan kemampuan saya dalam menciptakan model lingkungan yang kompleks sebagai bekal menuju jenjang profesional di industri kreatif.
