Produksi Model 3D Organik (Apel)

rizkyazkafadhli

 Tentu, ini adalah narasi laporan project yang disusun secara sistematis dan profesional, khusus untuk tugas 3D Modeling buah apel di kelas 11 Animasi SMK Negeri 2 Pariaman.


Laporan Project: Produksi Model 3D Organik (Apel)

Mata Pelajaran: 3D Modeling

Instansi: SMK Negeri 2 Pariaman

Kelas: 11 Animasi


Narasi Laporan

Pada tahap awal project mata pelajaran 3D Modeling ini, saya berfokus pada pembuatan aset organik berupa buah apel. Sebagai siswa kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya memulai proses ini dengan melakukan observasi mendalam terhadap struktur fisik apel asli, mulai dari lekukan pangkal batang hingga tekstur kulitnya yang tidak rata. Tahap riset dan pengumpulan referensi (moodboard) menjadi landasan penting agar model yang dihasilkan nantinya memiliki tingkat kemiripan yang tinggi dengan objek nyata di dunia industri kreatif


Masuk ke tahap produksi, saya menerapkan teknik box modeling untuk membentuk base mesh atau kerangka dasar apel. Fokus utama saya adalah menjaga alur topologi agar tetap rapi dan efisien, sehingga memudahkan proses penghalusan (smoothing). Saya juga menggunakan fitur sculpting untuk memberikan detail-detail mikro seperti pori-pori kulit dan sedikit cacat alami pada permukaan buah, yang bertujuan untuk menghilangkan kesan kaku dan membuat model 3D tersebut terlihat lebih realistis dan organik.

Setelah model dasar terbentuk sempurna, saya melanjutkan ke tahap Texturing dan Shading. Di sini, saya mengatur material agar memiliki tingkat reflectivity dan roughness yang pas, sehingga saat terkena cahaya, apel tersebut memberikan kilauan yang alami. Proses pemberian warna dilakukan dengan teknik UV Unwrapping agar tekstur warna merah dan gradasi kuning pada apel tersebar secara merata tanpa ada bagian yang tertarik (stretching). Penambahan detail pada bagian tangkai dan sisa kelopak di bagian bawah menjadi penyelesaian akhir yang krusial dalam project ini.

Sebagai penutup, project 3D Modeling apel ini telah memberikan saya pengalaman berharga dalam memahami alur kerja pembuatan aset digital yang siap pakai. Melalui bimbingan guru pengampu, saya belajar bahwa keberhasilan sebuah model 3D tidak hanya terletak pada bentuknya saja, tetapi juga pada detail tekstur dan pencahayaan yang mendukung. Laporan ini merupakan bukti dedikasi saya dalam mengasah kompetensi teknis di kelas 11, serta bentuk kesiapan saya dalam menghadapi tantangan project animasi yang lebih kompleks di masa depan.