Dalam proyek Blender 2D ini, gelas kaca dibuat sebagai objek utama untuk mempelajari teknik dasar pemodelan benda transparan. Proses dimulai dengan membuat bentuk dasar gelas menggunakan objek mesh sederhana, seperti cylinder, yang kemudian dimodifikasi dengan teknik scaling dan extrude untuk membentuk bagian mulut, badan, dan dasar gelas. Setelah bentuk utama selesai, ketebalan dinding gelas ditambahkan agar objek terlihat realistis dan menyerupai gelas kaca asli. Tahap ini sangat penting karena ketepatan bentuk akan memengaruhi hasil visual akhir dari model tiga dimensi.
Tahap berikutnya adalah pemberian material kaca agar gelas tampak transparan dan berkilau seperti benda nyata. Dalam Blender, material dibuat dengan mengatur shader glass BSDF atau principled BSDF yang disesuaikan tingkat transparansi, refleksi, dan indeks bias cahayanya. Selain itu, pencahayaan juga berperan penting dalam menampilkan efek kaca, sehingga lampu ditempatkan pada sudut tertentu agar pantulan cahaya terlihat jelas pada permukaan gelas. Latar belakang sederhana juga dapat ditambahkan untuk membantu menonjolkan bentuk dan kejernihan objek.
Tahap akhir proyek adalah rendering hasil model gelas kaca menjadi gambar atau animasi berkualitas tinggi. Sebelum proses render dilakukan, semua elemen seperti material, pencahayaan, bayangan, dan posisi kamera diperiksa kembali agar hasil akhir maksimal. Blender menyediakan render engine seperti Eevee dan Cycles yang mampu menghasilkan efek transparansi kaca dengan detail yang baik. Melalui proyek ini, pengguna dapat mempelajari teknik modeling, pengaturan material transparan, pencahayaan, dan rendering dalam Blender 3D, sehingga menjadi dasar penting dalam pembuatan objek realistis lainnya.
