project modelling donat

alzidan berliano countroes



Laporan Proyek Pemodelan 3 Berikut adalah narasi laporan proyek pemodelan 3D donat menggunakan software Blender dengan guru pembimbing Bapak Andre: Objek Donat

Pada proyek kali ini, saya fokus pada pengembangan keterampilan desain tiga dimensi dengan membuat objek donat menggunakan perangkat lunak Blender. Proyek ini merupakan bagian dari materi kurikulum pada mata pelajaran Animasi Digital di SMK Negeri 2 Pariaman. Di bawah bimbingan guru mata pelajaran, Bapak Andre Defrizal, saya mempelajari konsep dasar pemodelan objek menggunakan teknik torus primitive yang kemudian dikembangkan menjadi bentuk makanan yang realistis dan memiliki detail tekstur yang kompleks.

Proses pengerjaan dimulai dengan tahap modeling, di mana saya membentuk struktur dasar donat dan lapisan gula atau icing di atasnya. Sebagai siswa kelas 11, tantangan utama terletak pada penggunaan teknik sculpting untuk memberikan variasi bentuk yang tidak beraturan agar donat terlihat lebih alami dan tidak kaku. Saya juga menambahkan detail berupa sprinkles (meses) menggunakan sistem partikel, memastikan sebaran objek kecil tersebut terlihat proporsional dan menambah estetika visual dari model 3D yang dibuat.

Tahap selanjutnya adalah proses shading dan pemberian material untuk menciptakan kesan tekstur yang nyata. Melalui arahan dari Bapak Andre Defrizal, saya mengeksplorasi penggunaan nodes untuk mengatur tingkat kemilau pada lapisan gula serta memberikan tekstur pori-pori pada bagian roti donat. Pengaturan pencahayaan (lighting) dengan teknik three-point lighting juga diterapkan untuk menonjolkan setiap sisi objek, sehingga bayangan yang dihasilkan dapat memperkuat dimensi dan volume dari hasil akhir render.

Sebagai penutup, proyek pembuatan donat di Blender ini telah memberikan pemahaman mendalam mengenai alur kerja produksi aset digital yang sesuai dengan standar industri. Hasil akhir proyek ini membuktikan peningkatan kompetensi teknis saya dalam mengoperasikan perangkat lunak pemodelan 3D yang cukup kompleks. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya sebagai siswa jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman dalam mempersiapkan diri untuk proyek animasi yang lebih besar dan menantang di masa depan.