Laporan Project Membuat 3D: Project Topeng

Reva Mariska

 

Biodata Peserta Didik

  • Nama Lengkap: Reva Mariska

  • Kelas: 11 (Sebelas)

  • Jurusan: Animasi

  • Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman

  • Mata Pelajaran: Modeling Animasi 3D

  • Guru Pengampu: Hasyanal Faukhanuri, S.Pd.


Laporan Pelaksanaan Project: Modeling Topeng 3D

Project ini merupakan bagian dari kurikulum mata pelajaran Modeling Animasi 3D yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dalam menciptakan aset tiga dimensi. Tujuan utama dari tugas ini adalah untuk melatih ketelitian dalam mengolah bentuk (form) serta memahami struktur topologi yang baik menggunakan perangkat lunak Blender. Pemilihan objek topeng memberikan tantangan tersendiri dalam menyelaraskan proporsi artistik dengan detail geometris yang kompleks.



Pada tahap awal, proses diawali dengan pencarian referensi dan pembuatan konsep desain. Langkah ini krusial untuk menentukan arah visual dari topeng yang akan dibuat, apakah bergaya tradisional, futuristik, atau karakter fiksi. Setelah referensi ditentukan, proses blocking dilakukan di Blender untuk membentuk dasar topeng, memastikan skala dan dimensi utama sesuai dengan anatomi wajah dasar agar terlihat proporsional saat dilihat dari berbagai sudut.

Memasuki tahap inti, saya menerapkan teknik box modeling dan sculpting untuk memberikan detail yang lebih organik pada permukaan topeng. Fokus utama pada fase ini adalah menjaga alur edge flow atau topologi agar tetap rapi, yang sangat penting untuk proses optimasi aset. Setiap lekukan, lubang mata, dan detail dekoratif pada topeng dikerjakan secara bertahap dengan memanfaatkan berbagai tools seperti extrude, bevel, dan subdivision surface.

Tahap berikutnya adalah proses shading dan texturing untuk menghidupkan karakter dari topeng tersebut. Saya memberikan material yang sesuai, baik itu kesan kayu, logam, maupun plastik, dengan mengatur nilai roughness dan metallic pada Principled BSDF. Pencahayaan (lighting) sederhana juga ditambahkan di dalam viewport untuk melihat bagaimana bayangan jatuh pada lekukan topeng, sehingga kedalaman bentuknya semakin terlihat jelas dan dramatis.

Sebagai penutup, project ini diakhiri dengan proses rendering menggunakan engine Cycles atau Eevee untuk menghasilkan output visual akhir. Melalui pengerjaan project di bawah bimbingan Bapak Hasyanal Faukhanuri ini, saya memperoleh pemahaman mendalam mengenai alur kerja modeling 3D yang efisien. Kendala teknis yang dihadapi selama proses produksi menjadi pelajaran berharga dalam meningkatkan pemecahan masalah (problem solving) sebagai calon animator profesional di masa depan.