Latihan Subtle Motion: Animate Breathing

Proyek Animate Breathing ini merupakan tugas praktik pada mata pelajaran Animasi yang saya kerjakan sebagai siswa kelas XI jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman dengan bimbingan guru mapel Andre Defrizal. Proyek ini dibuat menggunakan software Blender dengan tujuan melatih kemampuan animasi gerak halus (subtle motion), khususnya simulasi pernapasan karakter saat diam. Latihan ini penting sebagai dasar agar karakter terlihat hidup meskipun tidak melakukan aksi besar.

Tahap awal pengerjaan dimulai dengan menyiapkan model karakter yang sudah memiliki rig, terutama kontrol pada bagian dada, bahu, dan perut yang berpengaruh terhadap gerakan bernapas. Saya kemudian menentukan pose dasar berdiri sebagai posisi netral. Dari pose tersebut, saya membuat keyframe awal sebagai titik referensi sebelum menambahkan gerakan naik–turun halus untuk mensimulasikan proses menarik dan menghembuskan napas.

Selanjutnya saya menyusun rangkaian keyframe berulang dengan perubahan transformasi kecil pada bagian torso dan bahu untuk menciptakan siklus breathing yang stabil. Pengaturan timing dibuat konsisten agar ritme napas terlihat natural, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Saya juga melakukan penyempurnaan kurva gerak di graph editor supaya transisi gerakan terasa lembut dan tidak patah, sehingga loop animasi dapat diputar terus menerus dengan mulus.

Melalui proyek Animate Breathing ini, saya memahami pentingnya gerakan mikro dalam animasi karakter. Gerakan sederhana seperti bernapas ternyata sangat berpengaruh dalam memberikan kesan hidup pada karakter 3D. Proyek ini melatih ketelitian dalam mengatur timing, spacing, dan loop animasi. Hasilnya menjadi bagian dari portofolio latihan dasar animasi saya dan menjadi fondasi untuk pembuatan performa karakter yang lebih kompleks di tahap selanjutnya.