Poster Ukuran Jumbo untuk di Cetak di Dinding

Ismed Rizal

 Laporan Proyek Poster Jumbo Animasi Digital

SMK Negeri 2 Pariaman
Kelas XI, Mata Pelajaran: Animasi Digital
Guru Pengampu: Ismed Rizal


Proyek pembuatan poster ukuran jumbo ini merupakan salah satu tugas utama dalam mata pelajaran Animasi Digital yang diampu oleh Bapak Ismed Rizal. Sebagai siswa kelas XI jurusan animasi, kami ditantang untuk tidak hanya menguasai teknis desain, tetapi juga memahami aspek proporsi dan resolusi gambar dalam skala besar. Tujuan dari proyek ini adalah menghasilkan media promosi visual berukuran jumbo yang informatif, estetis, dan siap cetak. Poster ini rencananya akan ditempel di dinding area publik sekolah, sehingga harus mampu menarik perhatian dari jarak jauh serta merepresentasikan kualitas karya siswa animasi SMK Negeri 2 Pariaman. Proses pengerjaan dimulai dari riset referensi, pembuatan sketsa kasar, hingga eksekusi digital menggunakan perangkat lunak animasi dan desain grafis.

Tahap awal proyek difokuskan pada perencanaan konsep dan riset visual. Kami mempelajari prinsip-prinsip desain seperti balancecontrast, dan hierarchy yang disesuaikan dengan kebutuhan poster jumbo. Guru pengampu, Bapak Ismed Rizal, memberikan arahan mengenai pentingnya pemilihan tipografi yang terbaca dari jarak jauh serta pemilihan palet warna yang tidak terlalu ramai namun tetap berdampak. Setiap siswa diberikan kebebasan untuk menentukan tema poster, asalkan tetap mengangkat identitas sekolah atau isu-isu kreatif seperti animasi, lingkungan, atau pendidikan vokasi. Saya sendiri memilih tema "Kebangkitan Animasi Lokal" yang divisualisasikan melalui karakter animasi bergaya Indonesia dengan latar budaya Minangkabau.

Memasuki tahap produksi, saya memanfaatkan perangkat lunak berbasis vektor dan raster untuk mewujudkan sketsa menjadi desain final. Tantangan terbesar dalam pembuatan poster jumbo adalah memastikan resolusi gambar mencapai 300 DPI dengan ukuran fisik mencapai 120 cm x 180 cm agar tidak pecah saat dicetak. Setiap elemen, mulai dari garis, bayangan, hingga tekstur, harus dibangun dengan ketelitian tinggi. Proses ini melibatkan pembuatan layer yang kompleks serta pengaturan mode warna CMYK yang sesuai untuk kebutuhan percetakan. Bapak Ismed Rizal secara berkala memberikan koreksi, terutama dalam hal komposisi dan readability teks. Revisi dilakukan hingga tiga kali sebelum desain dinyatakan layak cetak.

Hasil akhir dari proyek ini adalah sebuah poster jumbo yang tidak hanya memuaskan secara teknis, tetapi juga membanggakan secara artistik. Proses pencetakan dilakukan di percetakan digital profesional, dan poster kemudian ditempel di dinding lorong utama sekolah. Respons dari guru dan teman-teman sangat positif; mereka mengapresiasi detail visual dan pesan yang ingin disampaikan. Proyek ini memberikan pengalaman berharga tentang bagaimana mendesain untuk skala besar dan fungsi nyata. Saya menyadari bahwa animasi tidak hanya soal gerak, tetapi juga soal kekuatan visual statis yang mampu bercerita. Ke depan, keterampilan ini akan sangat berguna dalam portofolio saya sebagai calon animator.