Nama: Sri Wahyuni
Kelas: 11 Animasi
Mata Pelajaran: Modeling
Instansi: SMK Negeri 2 Pariaman
Pada proyek mata pelajaran Modeling kali ini, saya berfokus pada pembuatan objek hard surface berupa gelas kaca menggunakan aplikasi Blender. Langkah awal dimulai dengan tahap perencanaan untuk menentukan jenis gelas yang akan dibuat, apakah gelas air mineral standar atau gelas berkaki (wine glass). Saya menggunakan teknik image reference yang diletakkan pada latar belakang viewport sebagai panduan utama agar bentuk lengkungan dan diameter gelas memiliki presisi yang akurat serta proporsional sesuai dengan objek di dunia nyata.
Proses pengerjaan dimulai dengan memanipulasi objek dasar lingkaran (Circle) atau tabung (Cylinder). Saya menggunakan teknik extrude mengikuti alur referensi dan menerapkan modifier Screw jika menggunakan teknik garis profil. Untuk memberikan ketebalan pada dinding gelas agar tidak terlihat seperti kertas, saya menerapkan modifier Solidify. Ketelitian sangat dibutuhkan pada bagian bibir gelas dan dasar gelas agar transisi ketebalannya terlihat halus dan natural, yang kemudian diperhalus menggunakan modifier Subdivision Surface.
Tahap yang paling krusial dalam proyek ini adalah pemberian material kaca (Glass). Saya menggunakan shader Principled BSDF dengan mengatur nilai Transmission ke angka maksimal dan menurunkan nilai Roughness hingga mendekati nol agar mendapatkan efek bening dan mengkilap. Selain itu, pengaturan Index of Refraction (IOR) disesuaikan pada angka 1.45, yang merupakan standar pembiasan cahaya untuk material kaca, sehingga objek di belakang gelas akan terlihat terbiaskan secara realistis.
Sebagai tahap akhir, saya melakukan proses rendering menggunakan engine Cycles untuk mendapatkan simulasi cahaya yang akurat. Saya menambahkan objek Plane sebagai alas dan pencahayaan tiga titik (three-point lighting) atau HDRI untuk menciptakan pantulan cahaya yang dramatis pada permukaan gelas. Melalui tugas di kelas 11 Animasi SMK Negeri 2 Pariaman ini, saya berhasil memahami cara mengelola material transparan dan pencahayaan studio, yang menjadi modal penting dalam pengembangan kualitas visual karya animasi saya ke depan.
