Laporan Project Modeling 3D: Interior Kamar Tidur

Sri Wahyuni

Nama: Sri Wahyuni

Kelas: 11 Animasi

Mata Pelajaran: Modeling

Instansi: SMK Negeri 2 Pariaman

Pada proyek mata pelajaran Modeling kali ini, saya melaksanakan pembuatan model interior berupa kamar tidur menggunakan aplikasi Blender 3D. Tahap awal dimulai dengan menentukan konsep desain, apakah bergaya minimalis, modern, atau klasik, yang kemudian dituangkan ke dalam layout dasar atau denah ruangan. Saya melakukan pengumpulan referensi furnitur seperti tempat tidur, lemari, dan meja belajar untuk memastikan semua elemen dalam kamar memiliki skala yang proporsional dan tertata secara estetis di dalam ruang tiga dimensi.


Proses produksi dimulai dengan teknik blocking untuk menentukan volume ruangan dan posisi furnitur utama. Saya menggunakan teknik hard surface modeling untuk membangun objek-objek dengan sudut tegas seperti kerangka tempat tidur dan meja, sementara untuk objek yang lebih lembut seperti bantal dan selimut, saya menerapkan teknik sculpting atau cloth simulation. Penggunaan modifier seperti Mirror sangat membantu dalam mempercepat pengerjaan furnitur yang simetris, sedangkan Array digunakan untuk membuat detail yang berulang seperti jeruji jendela atau motif lantai.



Setelah seluruh objek selesai dimodelkan, tahap berikutnya adalah pemberian tekstur dan material agar ruangan terlihat lebih hidup. Saya menerapkan berbagai jenis material, mulai dari tekstur kayu pada lantai dan furnitur, hingga material kain pada sprei dan gorden menggunakan PBR (Physically Based Rendering) textures. Penempatan kamera juga dilakukan dengan memperhatikan sudut pandang yang luas agar seluruh detail interior dapat tertangkap dengan baik, menciptakan kesan ruang yang nyaman dan realistis.


Sebagai penutup, saya mengatur sistem pencahayaan menggunakan kombinasi Sun Light yang masuk melalui jendela dan Area Light sebagai lampu ruangan untuk menciptakan suasana (mood) tertentu. Proses rendering dilakukan dengan engine Cycles untuk menghasilkan bayangan dan pantulan cahaya yang akurat pada setiap sudut ruangan. Melalui tugas di kelas 11 Animasi SMK Negeri 2 Pariaman ini, saya berhasil mengasah kemampuan dalam mengelola scene yang kompleks dan memahami pentingnya detail interior dalam menciptakan latar belakang animasi yang berkualitas.