Mata Pelajaran: 3D Modelling
Sebagai siswa kelas 11 Jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya telah menyelesaikan sebuah projek pemodelan 3D tematik bertema Ramadhan pada mata pelajaran 3D Modelling. Projek ini merupakan eksplorasi visual dalam menyambut bulan suci, yang diwujudkan melalui pembuatan diorama berisi simbol-simbol ikonik seperti lentera (fanous), bulan sabit, dan bintang. Fokus utama dari projek ini adalah menciptakan sebuah aset dekoratif yang memiliki nilai estetika religius sekaligus melatih kemampuan saya dalam menyusun komposisi objek yang harmonis di dalam ruang tiga
dimensi.
Proses pengerjaan dilakukan dengan teknik hard-surface modelling untuk membangun struktur lentera yang detail, lengkap dengan kubah kecil di bagian atasnya. Saya memberikan perhatian khusus pada bagian panel kaca lentera yang berwarna hijau transparan guna memberikan variasi material yang menarik. Selain itu, pemodelan bulan sabit besar sebagai latar belakang berfungsi untuk memberikan kerangka visual yang kuat pada diorama, sementara penempatan objek-objek kecil seperti bintang dan ornamen bola di bagian dasar bertujuan untuk menambah kedalaman komposisi agar terlihat lebih padat dan dinamis.
Pada tahap pemberian material dan pencahayaan, saya menggunakan kombinasi warna emas (gold) dan hijau untuk menciptakan kesan mewah namun tetap menyejukkan. Saya mengeksplorasi penggunaan shader emisi pada bagian lilin di dalam lentera agar objek tersebut seolah-olah memancarkan cahaya dari dalam. Pencahayaan utama diarahkan secara lembut untuk menyesuaikan dengan latar belakang langit malam berawan yang puitis, sehingga menghasilkan pantulan cahaya yang indah pada permukaan material metalik dan memberikan suasana malam Ramadhan yang tenang dan khusyuk.
Penyelesaian projek bertema Ramadhan ini memberikan pengalaman berharga bagi saya, terutama dalam hal penciptaan suasana melalui pencahayaan dan pemilihan palet warna. Saya menyadari bahwa teknik pemodelan yang kuat harus didukung oleh kemampuan membangun narasi visual agar sebuah karya dapat menyentuh emosi audiens. Laporan ini merupakan bukti progres belajar saya di kelas 11 SMK Negeri 2 Pariaman, dan saya berharap keterampilan ini dapat terus berkembang untuk menghasilkan karya animasi yang lebih kompleks dan bermakna di masa depan.
