Produksi 3D Product Modeling (Gelas & Kemasan Susu)

rizkyazkafadhli

 Tentu, ini adalah narasi laporan project yang lebih spesifik untuk 3D Modeling Produk (Commercial Design), yang menggabungkan teknik pemodelan benda mati dengan elemen visual branding.


Laporan Project: Produksi 3D Product Modeling (Gelas & Kemasan Susu)

Mata Pelajaran: 3D Modeling

Instansi: SMK Negeri 2 Pariaman

Kelas: 11 Animasi


Narasi Laporan

Pada tahap awal project mata pelajaran 3D Modeling ini, saya ditugaskan untuk merancang sebuah visualisasi produk berupa gelas berisi susu sebagai bagian dari simulasi iklan digital. Sebagai siswa kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya memulai proses ini dengan melakukan riset mengenai product branding dan estetika fotografi makanan (food photography). Fokus utama saya adalah bagaimana menciptakan model 3D yang terlihat segar dan menggugah selera, mulai dari bentuk gelas yang ergonomis hingga representasi visual cairan susu yang terlihat alami di dalamnya.


Memasuki tahap produksi, saya menggunakan teknik hard surface modeling untuk menciptakan bentuk gelas yang presisi. Saya memberikan perhatian khusus pada ketebalan dinding gelas dan detail pada bagian dasar agar terlihat nyata saat terkena cahaya. Setelah model gelas selesai, saya membuat objek cairan menggunakan teknik pemodelan organik agar permukaan susu terlihat memiliki tegangan permukaan (surface tension) yang tepat saat bersentuhan dengan dinding gelas. Pengaturan topologi yang rapi sangat saya perhatikan guna menghindari cacat visual saat memasuki tahap pemberian material transparan.

Tahap berikutnya adalah Texturing dan Shading, di mana saya bereksperimen dengan material Subsurface Scattering (SSS) untuk mendapatkan karakteristik cairan susu yang mampu menyerap dan membiaskan sedikit cahaya. Untuk gelasnya sendiri, saya menggunakan material kaca dengan indeks bias yang akurat serta menambahkan efek embun atau titik air di bagian luar gelas guna memberikan kesan dingin dan segar. Saya juga mengintegrasikan elemen Tipografi atau label produk susu pada area kerja untuk memperkuat identitas produk sebagai hasil karya desain komunikasi visual yang profesional.

Sebagai penutup, project pemodelan produk susu ini telah memperluas wawasan saya mengenai penerapan teknologi 3D di industri periklanan. Melalui bimbingan guru pengampu, saya belajar bahwa teknik pencahayaan (lighting) dan pengaturan material adalah kunci utama dalam membuat penonton tertarik pada sebuah objek digital. Laporan ini merupakan bukti pencapaian kompetensi teknis saya di kelas 11 SMK Negeri 2 Pariaman, sekaligus menjadi langkah awal bagi saya untuk mendalami bidang 3D Product Visualization di masa yang akan datang.