Sebagai siswa kelas 11 Jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya telah menyelesaikan projek pemodelan objek 3D berupa topeng rubah pada mata pelajaran 3D Modelling. Pemilihan objek topeng rubah ini didasarkan pada keinginan untuk mengeksplorasi bentuk organik yang memadukan unsur tradisional dengan estetika modern. Projek ini bertujuan untuk mengasah kemampuan saya dalam memahami volume dan bentuk wajah hewan yang diabstraksikan ke dalam sebuah karya seni digital, sekaligus memperdalam teknik transformasi objek dari bidang dua dimensi ke dalam ruang tiga dimensi.
Proses pengerjaan diawali dengan tahap pengumpulan referensi visual untuk memahami karakteristik unik dari wajah rubah, seperti bentuk telinga yang runcing dan moncong yang khas. Dalam tahap awal pemodelan, saya menggunakan teknik subdivision surface modelling untuk mendapatkan lekukan yang mulus dan aerodinamis. Saya sangat memperhatikan detail pada bagian mata dan hidung agar karakter topeng ini terlihat memiliki "nyawa" dan identitas yang kuat. Asistensi mengenai proporsi terus saya lakukan guna memastikan bahwa model yang dibangun tetap memiliki nilai estetika yang tinggi dari berbagai sudut pandang.
Pada aspek teknis, saya berfokus pada kerapian struktur topology untuk menghindari adanya distorsi pada permukaan model. Saya memastikan setiap aliran garis atau edge loop melingkar dengan benar pada bagian mata dan telinga, sehingga memudahkan proses pemberian tekstur atau unwrapping nantinya. Penggunaan fitur mirror modifier sangat membantu saya dalam menjaga simetri yang presisi, yang merupakan elemen kunci dalam pembuatan topeng. Ketelitian dalam mengatur jarak antar vertex menjadi fokus utama saya agar hasil render akhir terlihat halus tanpa ada bagian yang patah atau tidak rata.
Penyelesaian projek pemodelan topeng rubah ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam menguasai perangkat lunak 3D secara lebih mendalam. Saya belajar bahwa sebuah model yang baik tidak hanya bergantung pada hasil akhir yang indah, tetapi juga pada proses teknis yang terstruktur di belakangnya. Laporan ini merupakan bukti kesungguhan saya dalam menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Pariaman dan menjadi langkah awal bagi saya untuk terus mengembangkan diri dalam industri kreatif, khususnya di bidang aset karakter dan properti animasi.
