Laporan Project Modelling Karakter

aulya ivana

Laporan Project Animasi Modelling Karakter 


Nama                    : Aulya Ivana Nengsih
Kelas                  : 11 Animasi 2
Mata Pelajaran   : Modelling
Guru Pengampu : Hasyanal Faukhanuri



Sebagai tugas utama akhir semester pada mata pelajaran Modelling yang diampu oleh Bapak Hasyanal Faukhanuri, saya, Aulya Ivana Nengsih, siswa kelas 11 jurusan Animasi SMK Negeri 2 Pariaman, diberikan proyek untuk membuat karakter 3D sederhana namun ekspresif menggunakan Blender. Proyek ini merupakan puncak dari seluruh materi modelling yang telah dipelajari, karena pembuatan karakter menuntut penguasaan berbagai teknik sekaligus: proporsi anatomi, topology untuk animasi, serta pembentukan wajah dan aksesoris. Karakter yang saya pilih bertemakan "petualang cilik" bernama Kiko, seorang anak laki-laki berusia sekitar 10 tahun dengan rambut acak-acakan, ransel besar, dan ekspresi ceria. Konsep ini saya buat sketsa terlebih dahulu di kertas sebagai acuan bentuk depan, samping, dan ¾, sebelum memulai proses modelling di Blender.

Proses pengerjaan dimulai dengan metode box modelling, yaitu memulai dari objek kubus yang kemudian diekstrusi dan diproporsikan untuk membentuk batang tubuh, kepala, lengan, dan kaki. Saya menerapkan teknik mirror modifier agar pekerjaan menjadi simetris dan efisien, hanya perlu memodelkan sisi kiri atau kanan saja. Kepala karakter saya bentuk dengan subdivision surface agar halus, lalu saya tambahkan detail mata, hidung, dan mulut dengan cara mengekstrusi area-area tertentu tanpa merusak topology keseluruhan. Untuk rambut, saya membuat beberapa mesh terpisah berbentuk curved planes yang ditumpuk sehingga menghasilkan kesan rambut berantakan namun lucu. Tangan dan kaki saya model dengan silinder yang diberi loop cut di area persendian siku dan lutut, karena kelak karakter ini akan diajarkan untuk animasi sederhana. Proses modelling memakan waktu sekitar dua minggu, dengan kendala utama pada pembentukan jari-jari tangan yang awalnya terlalu kaku dan akhirnya diganti dengan bentuk sarung tangan sederhana.

Setelah karakter selesai dimodelkan, tahap berikutnya adalah pemberian material dan tekstur dasar. Menggunakan shader editor, saya memberikan warna kulit dengan Principled BSDF berwarna krem, rambut cokelat tua, baju biru muda, dan celana pendek cokelat. Untuk mata, saya membuat material glossy pada bola mata kecil berwarna hitam dengan pantulan putih sebagai catchlight agar karakter terlihat hidup. Saya juga menambahkan subsurface scattering pada area kulit wajah dan tangan untuk memberikan kesan organik. Pada tahap rigging sederhana, saya menambahkan armature berupa tulang-tulang dari kaki hingga kepala, kemudian mengikatnya ke mesh karakter menggunakan automatic weights. Saya melakukan weight painting untuk memperbaiki area yang deformasinya kurang natural, terutama pada bahu dan pinggul. Pencahayaan menggunakan three-point lighting yang diperkuat dengan rim light berwarna hangat dari belakang agar siluet karakter menonjol. Rendering dilakukan dengan Cycles pada resolusi 1920x1080 dengan pose berdiri santai sambil melambai.

Secara keseluruhan, proyek karakter 3D Kiko ini telah memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan oleh Bapak Hasyanal Faukhanuri, meliputi proporsi anatomi yang proporsional untuk karakter stylized, kebersihan topology (semua quad, tidak ada tri atau ngon), serta ekspresi wajah yang mampu menyampaikan emosi ceria. Saya menyadari bahwa masih terdapat kekurangan, terutama pada area sambungan lengan dengan bahu yang ketika digerakkan sedikit menunjukkan celah, serta pada tekstur rambut yang terlihat kurang bervolume karena hanya menggunakan planes tipis. Ke depan, saya akan mempelajari teknik sculpting untuk karakter agar detail wajah dan otot-otot kecil dapat terbentuk lebih natural, serta teknik hair particle system untuk rambut yang lebih realistis. Proyek ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena untuk pertama kalinya saya berhasil menghadirkan "kehidupan" dalam sebuah objek 3D buatan sendiri. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hasyanal Faukhanuri atas kesabaran dan ilmu yang telah diberikan selama satu semester penuh dalam membimbing kami memahami dunia modelling 3D.