Dalam proyek Blender 3D ini, tail ball dibuat sebagai objek animasi berbentuk bola berekor yang bergerak ke depan sambil melompat. Proses pembuatan dimulai dengan membuat bentuk dasar bola menggunakan objek UV Sphere, kemudian ditambahkan ekor menggunakan objek tambahan seperti cylinder atau curve yang dibentuk menyerupai ekor. Setelah model selesai, objek diberi material dan warna agar terlihat menarik serta sesuai dengan konsep desain. Permukaan lantai juga ditambahkan sebagai jalur gerakan tail ball agar animasi memiliki ruang yang jelas untuk bergerak.
Tahap berikutnya adalah proses animasi gerakan maju dan melompat. Dalam Blender, gerakan ini dibuat dengan menggunakan keyframe pada posisi dan rotasi objek. Pada frame awal, tail ball ditempatkan di titik awal, lalu pada frame berikutnya posisinya digeser ke depan sambil dinaikkan ke atas untuk menciptakan efek lompatan. Setelah mencapai titik tertinggi, bola diturunkan kembali ke permukaan sehingga terlihat seperti melompat secara alami. Gerakan ekor juga dapat dianimasikan mengikuti irama lompatan agar tail ball tampak lebih hidup dan dinamis. Sinkronisasi antara gerak maju, lompatan, dan ayunan ekor sangat penting untuk menghasilkan animasi yang realistis.
Tahap akhir adalah rendering hasil animasi menjadi video atau rangkaian frame. Sebelum rendering dilakukan, seluruh gerakan diperiksa kembali pada timeline untuk memastikan transisi animasi berjalan halus tanpa patahan. Pencahayaan dan sudut kamera diatur agar tail ball terlihat jelas selama bergerak. Blender menyediakan render engine seperti Eevee dan Cycles untuk menghasilkan kualitas visual yang baik sesuai kebutuhan proyek. Melalui proyek ini, pengguna dapat mempelajari teknik modeling objek sederhana, animasi gerak melompat, penggunaan keyframe, serta proses rendering dalam pembuatan animasi 3D.