No title

Khairunnisa Hanifah

Saya, Khairunnisa Hanifah, siswi jurusan animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, mempelajari materi animasi tentang jumping ball di aplikasi Blender berdasarkan pembelajaran dari Pak Andre Defrizal. Dalam materi ini dijelaskan bahwa animasi bola melompat merupakan dasar penting untuk memahami prinsip animasi seperti timing, spacing, dan gravitasi. Meskipun terlihat sederhana, gerakan jumping ball sangat efektif untuk melatih kepekaan animator dalam membuat gerakan yang natural dan tidak kaku.

Pada tahap awal, saya membuat objek bola menggunakan UV Sphere, kemudian menempatkannya pada posisi awal di scene. Setelah itu, saya mulai menambahkan keyframe pada timeline untuk mengatur posisi bola saat berada di atas, jatuh ke bawah, dan kembali memantul ke atas. Pergerakan ini diatur secara bertahap agar membentuk pola lompatan yang sesuai dengan pengaruh gravitasi.

Selanjutnya, saya mempelajari penerapan prinsip squash and stretch pada bola. Saat bola menyentuh tanah, bentuknya sedikit pipih (squash), dan saat melompat ke atas, bentuknya sedikit memanjang (stretch). Hal ini membuat animasi terlihat lebih hidup dan tidak kaku. Selain itu, pengaturan timing sangat penting agar tinggi dan kecepatan lompatan terlihat realistis, misalnya lompatan pertama lebih tinggi dan kemudian semakin rendah.

Terakhir, saya menggunakan graph editor untuk mengatur kurva gerakan agar animasi terlihat lebih halus dan natural. Dengan pengaturan ini, gerakan bola saat naik dan turun menjadi lebih realistis. Dari materi yang disampaikan oleh Pak Andre Defrizal, saya, Khairunnisa Hanifah, menyimpulkan bahwa animasi jumping ball di Blender merupakan latihan dasar yang sangat penting untuk memahami prinsip animasi dan meningkatkan kemampuan dalam membuat gerakan yang menarik dan profesional.