Laporan Project Membuat 3D: Project rumah penyihir

Reva Mariska

Biodata Peserta Didik

  • Nama Lengkap: Reva Mariska

  • Kelas: 11 (Sebelas)

  • Jurusan: Animasi

  • Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman

  • Mata Pelajaran: Modeling Animasi 3D

  • Guru Pengampu: Hasyanal Faukhanuri, S.Pd.


Laporan Pelaksanaan Project: Modeling 3D Witch's House

Project Modeling Animasi 3D ini mengangkat tema "Rumah Penyihir" (Witch's House), sebuah konsep bangunan fantasi yang bertujuan untuk melatih imajinasi serta kemampuan teknis dalam menciptakan objek dengan bentuk non-geometris yang unik. Sebagai siswa kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, project ini menjadi tantangan bagi saya untuk melampaui batas modeling standar dan mencoba menciptakan atmosfer yang mistis namun tetap artistik menggunakan Blender. Fokus utama dalam project ini adalah penguasaan bentuk yang organik dan eksplorasi detail arsitektur yang tidak konvensional.



Tahap awal pengerjaan dimulai dengan eksplorasi konsep melalui referensi rumah-rumah bergaya stylized yang identik dengan atap melengkung, jendela asimetris, dan cerobong asap yang miring. Saya memulai proses blocking menggunakan objek dasar seperti cube dan cone yang kemudian dideformasi untuk mendapatkan siluet rumah yang ikonik. Penggunaan teknik proportional editing sangat membantu saya dalam menarik dan membentuk badan rumah agar terlihat sedikit "reyot" namun tetap memiliki struktur yang masuk akal secara visual.

Memasuki tahap pendetailan, saya menerapkan teknik modular modeling untuk membuat komponen-komponen kecil seperti balok kayu pelapis dinding, genteng yang tersusun tidak rapi, hingga tangga kayu yang melingkar. Setiap elemen dikerjakan dengan memperhatikan detail permukaan agar terlihat memiliki tekstur alami kayu atau batu tua. Saya juga menambahkan ornamen tambahan seperti botol ramuan, sapu terbang, dan tumbuhan merambat di sekitar dinding rumah untuk memperkuat narasi bahwa bangunan tersebut dihuni oleh seorang penyihir.

Proses pemberian material dan tekstur dilakukan dengan teknik shading untuk menciptakan kesan kuno dan misterius. Saya menggunakan perpaduan tekstur kayu lapuk, batu berlumut, dan material atap yang terlihat usang melalui pengaturan Node Editor di Blender. Selain itu, saya menambahkan efek cahaya hijau redup dari balik jendela menggunakan material Emission untuk memberikan kesan adanya aktivitas sihir di dalam rumah, yang secara otomatis membangun kedalaman suasana pada hasil akhir model.

Sebagai tahap akhir, seluruh komposisi scene diatur dengan pencahayaan suasana malam (night mood) menggunakan HDRI dan lampu tambahan untuk menonjolkan siluet bangunan. Project yang dibimbing oleh Bapak Hasyanal Faukhanuri ini memberikan pengalaman luar biasa dalam memahami alur kerja modeling environment yang kompleks. Laporan ini merupakan dokumentasi dari dedikasi saya dalam mengasah keterampilan teknis di bidang animasi 3D, sekaligus sebagai langkah awal saya menjadi animator yang kreatif dan kompeten.