Ini adalah narasi laporan project yang menarik karena menggabungkan dua disiplin ilmu: Hard Surface Modeling (gelas) dan Character Modeling (karakter). Berikut adalah narasi 4 paragraf yang disesuaikan untuk siswa kelas 11 Animasi SMK Negeri 2 Pariaman.
Laporan Project: Produksi 3D Character Glass Design
Mata Pelajaran: 3D Modeling
Instansi: SMK Negeri 2 Pariaman
Kelas: 11 Animasi
Narasi Laporan
Pada tahap awal project mata pelajaran 3D Modeling ini, saya merancang sebuah konsep unik yang menggabungkan objek benda mati dengan elemen antropomorfik, yaitu Gelas Karakter. Sebagai siswa kelas 11 Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, saya memulai proses ini dengan membuat desain karakter yang memberikan kepribadian pada sebuah gelas, lengkap dengan ekspresi wajah dan atribut fisik pendukung. Perencanaan ini bertujuan untuk menciptakan aset yang tidak hanya fungsional secara bentuk, tetapi juga memiliki daya tarik visual sebagai karakter animasi yang hidup
Memasuki tahap produksi, saya menggunakan teknik box modeling untuk membangun struktur utama gelas agar memiliki topologi yang rapi dan presisi. Setelah bentuk dasar gelas terbentuk, saya menambahkan detail karakter seperti mata, mulut, serta tangan dengan memperhatikan keluwesan bentuk atau organic feel. Tantangan teknis utama dalam tahap ini adalah menyatukan aset karakter dengan objek gelas agar terlihat menyatu secara anatomi, namun tetap mempertahankan karakteristik material kaca atau plastik yang kokoh pada bagian badan gelas.
Setelah proses pemodelan selesai, saya melanjutkan ke tahap Texturing dan Shading. Di sini, saya menerapkan material transparan atau glossy pada bagian gelas, sementara pada bagian wajah karakter saya menggunakan material yang lebih matte agar fitur ekspresinya menonjol. Saya juga melakukan proses UV Unwrapping yang teliti untuk memastikan bahwa tekstur wajah karakter tidak mengalami distorsi. Pencahayaan diatur sedemikian rupa untuk menonjolkan refleksi pada permukaan gelas sekaligus memberikan dimensi yang jelas pada bentuk karakter tersebut.
Sebagai penutup, project 3D Gelas Karakter ini telah memberikan pengalaman berharga dalam memadukan dua teknik modeling yang berbeda dalam satu kesatuan karya. Melalui bimbingan guru pengampu, saya belajar bagaimana memberikan "nyawa" pada objek sehari-hari melalui prinsip desain karakter dan teknis 3D yang tepat. Laporan ini merupakan bukti nyata dari pengembangan kreativitas dan kompetensi teknis saya di kelas 11 SMK Negeri 2 Pariaman, serta menjadi portofolio penting dalam perjalanan saya menjadi seorang animator profesional.
